Sabtu, 04 Mei 2019

Taksi blue bird pakai mobil listrik dari AS dan Cina


Taksi listrik

    Perusahaan transportasi umum taksi blue bird telah mendatangkan 30 unit mobil listrik dari Amerika Serikar dan Cina yang mulai dioprasikan sebagai angkutan umum mulai 1-mei-2019 di Indonesia.
     Blue Bird telah menggelontorkan dana sekitar 40 milyar untuk mendatangkan 30 mobil listrik tipe BYD e6 A/T dan tesla model x 75D A/T.
    Investasi,40 milyar untuk 30 unit mobil listrik pertama, kata Direktur Blue Bird tbk Adrianto Jokosoetono di kantor pusat blue bird Jakarta.
Dia mengatakan akan bertahap ,pertama 30 armada selanjutnya 200 armada di tahun 2020 sampai nantinya bisa mengoprasikan 2000 armata mobil listrik di tahun 2025.
Dana 40 milyar sudah meliputi fasilitas pengisian listrik umum (SPLU) dengan 12 charging di pool pusat.
  
  
    

Greenline Taksi online baru pesaing blue bird

GREENLINE Taksi online baru pesaing blue bird
Greenline adalah taksi online baru dari TPI Grab perferred partner berpelat kuning bisa pakai online dan bisa offline yang sistem pembayaranya berdasarkan argo meter seperti taksi konvesional pada umumnya.Walaupun penghitunganya memakai argo meter namun taksi Greenline juga bisa menggunakan aplikasi Grab untuk menerima order.
Taksi baru ini menggunakan sistem bagi hasil dengan mitranya.Hebatnya walaupun menggunakan sistem bagi hasil harian dan mingguan selain itu mitra juga tetap akan mendapatkan insentif ,bonus (reward rp 40.000.000) dslam lima tahun,asuransi dll.
Bonus yg di dapat bisa diambil bulanan ataupun lima tahun sekalian jg bisa.
* Mobil setiap hari halus melakukan checking (cek body mobil ,seragam dan kondisi badan) dan masuk pool sebulan sekali.
*karena memakai argo meter maka setiap ada penumpang argo meter harus menyala.